Tips Menjaga Kesehatan di Musim Dingin

Berada di negeri Sakura dalam rangka menuntut ilmu dan berjibaku dengan berbagai aktivitas laboratorium, tidak membuat teman-teman PPI Nokodai melupakan kajian. Banyak kajian yang diselenggarakan oleh KMII, IPMI, Forkita, PCINU Jepang dan berbagai organisasi lainnya di area Kanto. Semuanya menarik, tinggal disesuaikan saja dengan jadwal yang ada. Nah, kali ini Muslim Fuchu Koganei yang merupakan kumpulan warga muslim yang tinggal di Fuchu dan Koganei Tokyo mengadakan lagi kajian keliling pada Ahad, 15 Oktober 2017, kali ini bertempat di kediaman keluarga Zainuri Hanif, Fuchu International House.

Tema yang dibahas kali ini pun seru. Mas Eko Fuji Ariyanto berbagi “Tips Menjaga Kesehatan di Musim Dingin.” Mas Eko yang merupakan dosen di Unpad telah menyelesaikan studi S3nya di Division of Metabolic Medicine, Research Center for Advanced Science and Technology (RCAST), The University of Tokyo dan akan segera kembali ke Indonesia. Beliau selama ini memang dekat dengan kita dan terlibat aktif membantu kegiatan NBC PPI Nokodai dan berbagai kegiatan IPMI, PPI Kanto dan KMII terutama di divisi sosialnya.

Nah ngapain sih kita bahas kesehatan? Kesehatan itu sangat penting karena membantu kita tetap prima dalam beribadah kepada Allah (shalat, shaum, haji, bekerja, belajar, dll). Rasulullah SAW dan para sahabat RA memiliki kondisi fisik yang prima. Anjuran menjaga kesehatan sangat diperhatikan dalam ajaran Islam. Bahkan Allah sebetulnya menyukai mukmin yang kuat. Dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda “Orang mu’min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mu’min yang lemah”.

Bagi teman-teman mahasiswa disini dan keluarga yang baru pertama kali akan mengalami musim dingin, sesi materi dan tanya jawab ini sangat seru dan bermanfaat. Bagi yang sudah lama di Jepang, materi ini sangat bagus sebagai pengingat. Beberapa penyakit utama dipaparkan seperti Kaze (common cold), Kulit kering dan beberapa penyakit menular yaitu: Influenza, Infeksi Norovirus dan Infeksi RS virus.

Kaze biasanya terjadi di saat-saat awal musim dingin karena tubuh belum dapat beradaptasi secara sempurna. Biasanya kita mengenal istilah di Indonesia dengan nama flu, padahal disini berbeda dan flu lebih serius penanganannya. Pencegahan kaze yaitu dengan menjaga ketahanan tubuh dengan makanan bergizi dengan menu seimbang dan olahraga teratur dan mengenakan pakaian yang dapat menjaga kehangatan tubuh. Untuk menjaga kesehatan, olahraga yang direkomendasikan adalah olahraga ringan 30 menit/hari. Olahraga yang dimaksud yaitu jalan kaki atau jogging. Menurut penelitian, lamanya 30 menit yang dilakukan dalam satu waktu adalah waktu minimal supaya lemak di badan terbakar.

Di kampus menjelang musim dingin biasanya ada edaran anjuran vaksinasi Influensa. Berbeda dengan istilah “influenza” di Indonesia. Di Indonesia, influenza bermakna common cold/meriang/ batuk pilek biasa. Influensa di Jepang disebabkan oleh virus Influenza tipe A dan B, Influenza tipe A lebih berat dari tipe B. Gejala yang nampak yaitu demam tinggi (di atas 38°C), sering disertai batuk dan pilek, kepala berdenyut, badan terasa letih dan lesu, persendian sakit dan nafsu makan berkurang. Untuk lebih lengkapnya bisa download materi dalam bentuk PDF berikut ini.

Begitu seriusnya Influensa ini, penderita biasanya akan mendapat surat dari dokter untuk istirahat selama 1 pekan dan bagi anak-anak yang masih sekolah, dokter akan menghubungi pihak sekolah. Pihak sekolah akan mengambil kebijakan meliburkan kelas selama 3 hari agar penyakit ini tidak menular ke teman-temannya.

Sesi diskusi tentunya dimanfaatkan dengan baik untuk menggali lebih dalam informasi materi maupun konsultasi yang lainnya. Acara seperti ini sangat menyenangkan karena dengan berkumpul silaturrahim lebih erat, bisa berdiskusi dari hal serius sampai remeh temeh dan yang penting bisa lagi merasakan masakan Indonesia yang dibawa oleh teman-teman. Masakan Indonesia memang ngangeni.

Sampai jumpa lagi di Kajian berikutnya.

(Admin_PPI Nokodai)

Advertisements

Nokodai Badminton Cup 2017

Salam Olahraga!

Alhamdulilahirobilalamin, PPI Nokodai telah sukses menyelenggarakan Nokodai Badminton Cup 2017.

Nokodai Badminton Cup merupakan kompetisi olahraga bulutangkis yang diadakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tokyo University of Agriculture and Technology (Nokodai) setiap tahunnya. Kompetisi Bulutangkis ini diharapkan dapat mempererat ikatan persaudaraan dan memperluas networking antar mahasiswa Indonesia, Jepang, dan International dari berbagai Universitas di wilayah Kanto.

Bertempat di Gymnasium Kampus Fuchu, Tokyo University of Agriculture and Technology pada tanggal 14 Mei 2017 kemarin, tercatat sebanyak 62 peserta terdiri dari berbagai kewarganegaraan yang bertempat tinggal di wilayah Kanto turut serta meramaikan kompetisi ini.

Berikut Nama-nama pemenang dalam Nokodai Badminton Cup 2017:

a. Tunggal Putra:

  • Juara 1 : Ahmad Muzayyin (Indonesia)
  • Juara 2 : Hariel Pradja Kusumah (Indonesia)

b. Ganda Putra:

  • Juara 1 : Tian Setiawan dan Shiohito Takai (Jepang-Indonesia)
  • Juara 2 : Koji Sato dan Takuma Yagi (Jepang)

c. Ganda Campuran

  • Juara 1 : Natsumi Yoshinaga dan Shiohito Takai (Jepang)
  • Juara 2 : Oni Haeroni dan Tamami Fukaya (Jepang-Indonesia)

Kami mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi yang sangat luar biasa dari para peserta. Kami harapkan partisipasinya di Nokodai Badminton Cup tahun depan! Tidak lupa juga kami mengucapkan terima kasih pada Bank Negara Indonesia, Bank Indonesia dan Agro Green Wisata yang telah mensponsori acara ini, seluruh peserta NBC 2017, PPI Kanto yang telah mendukung dan banyak membantu menyukseskan acara ini, dan seluruh panitia sukarela yang telah meluangkan waktunya untuk membantu pelaksanaan NBC 2017.

Atas segala kekurangan yang terjadi, kami selaku panitia Nokodai Badminton Cup 2017 memohon maaf yang sebesar-besarnya dan menerima saran serta kritik yang akan berguna untuk Nokodai Badminton Cup di tahun-tahun selanjutnya.

Salam Hangat,
PPI Nokodai 2017/2018

Welcoming Party AIMS 2017-2018

Halo kawan-kawan Nokodai!.

Semester baru semakin di depan mata nih! Otomatis PPI Nokodai juga kedatangan banyak keluarga baru nih yang akan menjalani study mereka di Kampus kita yang tercinta ini.

Nah! Bertempat di Fuchunomori Park, pada Hari Sabtu, 23 September 2017 kemarin PPI Nokodai 2017/2018 mengadakan acara welcoming party untuk teman-teman AIMS yang baru datang ke Jepang sebagai langkah untuk berkenalan dengan Senpai-senpai dengan harapan bisa saling membantu satu dengan yang lainnya. Teman-teman AIMS ini inshaAllah akan menjalani perkuliahan di TUAT (baik di Fuchu dan Koganei Campus) sampai bulan Desember dan Januari mendatang!

Oiyah, selain acara welcoming party, juga sekalian diadakan acara farewell party untuk teman-teman Nokodai yang telah selesai menimba ilmu disini dan akan kembali ke Indonesia untuk langkah kehidupan selanjutnya.

Acara ini berlangsung dengan sangat menyenangkan, banyak canda tawa yang terjadi dan semua yang datang makan banyak sampai kenyang.

Sekali lagi, selamat datang untuk teman-teman AIMS di Nokodai semoga betah yaah! dan untuk yang kembali ke Indonesia selamat menempuh tahap selanjutnya dalam kehidupan, semoga Ilmunya bisa bermanfaat untuk Indonesia.

Salam Hangat,

Safirah,
PPI Nokodai 2017/2018

Nokodai Badminton Cup 2017

PPI Nokodai in collaboration with PPI Kanto proudly presents:

Nokodai Badminton Cup 2017

Date: May 14th, 2017
Place: TUAT Fuchu Campus Gymnasium
Registration is Now OPEN until May 4th, 2017 (untill quota is full)

Register your team on the following link for each category:
Men singles : bit.ly/NBC2017MenSingles
Man doubles : bit.ly/NBC2017ManDoubles
Mixed doubles : bit.ly/NBC2017MixDoubles

You got questions? Please don’t hesitate to reach us
CP:
Safirah (Line/WA) = safirahtasa/080-8100-1505 (Indonesia ; English)
Pedro (Line/Call/Message) = pedrosatria/080-4201-7789 (Japanese)

We look forward to see you on court! 😊

Hanami PPI Nokodai 2017

Mekarnya bunga sakura menjadi trending topic di media sosial teman-teman pelajar, tak terkecuali teman-teman PPI Nokodai. Menyambut semesteran baru dengan cuaca yang lebih hangat, PPI Nokodai mengadakan Hanami di Fucunomori Park pada Sabtu, 8 April 2017.

Acara silaturrahim ini sekaligus sebagai ajang kenalan bagi anggota baru. Ada yang telah usai dan harus pulang ke Indonesia, ada pula yang sedang mulai menapaki babak baru. Rose, Ketua PPI Nokodai mempersilahkan masing-masing untuk memperkenalkan diri kembali, khususnya bagi pendatang baru, beberapa program PPI dikenalkan.

Ada beberapa informasi yang kemudian di-share oleh masing-masing koordinator kegiatan, mulai dari perkembangan NBC, Futsal Nokodai, Pengajian Muslim Fuchu Koganei dan agenda informasi lainnya dari PPI Kanto. (Hnf)

 

Recycling Market TUAT

Salah satu tantangan bagi mahasiswa baru di negeri perantauan adalah ketersediaan peralatan (perabotan) sehari-hari. Komunitas PPI sangat membantu untuk mendapatkan beberapa peralatan warisan dari senior yang sudah selesai studinya seperti rice cooker, heater, alat masak, kompor gas, lemari es, sepeda dll. Jika semuanya harus beli tentunya sangat menguras kantong. Tradisi baik seperti ini tentunya patut diteruskan dan tentunya juga mempererat sialturrahim.

Namun, tidak semua alat tadi bisa kita dapatkan. Karena di saat yang bersamaan barang yang diwariskan dan jumlah mahasiswa baru Indonesia yang masuk lebih banyak, beberapa harus dibeli. Selain membeli di took second seperti Hard Off, di TUAT setiap tahun diadakan Recycling Market yang biasanya diadakan di akhir Maret. Kenapa akhir Maret? Karena April merupakan awal tahun ajaran baru bagi siswa Jepang.

Continue reading

Berkenalan dengan Program AIMS

Program AIMS memberikan banyak kesempatan kepada peserta untuk mengenal budaya Jepang, salah satunya dengan berpakain kimono.

Selain program beasiswa STEP (yang bisa dilihat di artikel yang ini https://ppinokodai.wordpress.com/2012/06/11/step-di-nokodai/), dan salah satu departemen yang disediakan TUAT di tingkat master yaitu IEAS (International Environmental and Agricultural Science), program yang biasanya membawa mahasiswa Indonesia belajar di TUAT adalah program pertukaran pelajar AIMS yang berlangsung selama lima bulan atau satu semester. AIMS yang kepanjangannya adalah ASEAN International Mobility for Students adalah program yang didukung pemerintah bagian pendidikan multilateral di kawasan ASEAN. Program ini diluncurkan pada tahun 2010 yang awalnya hanya terdiri dari tiga negara yaitu Malaysia-Indonesia-Thailand dan pada tahun 2013 anggota saat ini termasuk Vietnam, Filipina, Brunei dan Jepang.

Mahasiswa yang mengikuti program AIMS akan mendapatkan tiga kegiatan inti yaitu orientation program, masa perkuliahan regular yang berisi specialized subject, dan yang terakhir adalah wrap-up  program. Program AIMS ini diinisiasi oleh ASEAN untuk mendorong bakat generasi berikutnya untuk memimpin produksi pangan ramah lingkungan, inovasi teknologi dan perencanaan daerah. Karena itu, pada rangkaian kegiatannya, mahasiswa AIMS akan melakukan banyak kegiatan brainstorming mengenai tiga hal tadi, terutama saat orientation program dan wrap-up program, dimana mahasiswa AIMS dari TUAT akan melakukan kegiatan tersebut bersama dua universitas lain yang bekerjasama dalam program AIMS di Jepang yaitu Ibaraki University dan Tokyo Metropolitan University. Continue reading